KOTA BOGOR - Dalam rangka memperkuat kemampuan aparat teritorial menghadapi potensi bencana di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Sindangsari Koramil 0603/Bogor Timur, Sertu Arimawan, mengikuti kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) berupa Pembinaan Ketahanan Wilayah Tangguh Bencana Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Tebu, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (30/07/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi selaku Paban III Konsos/Sterad sebagai narasumber sekaligus mitra binaan. Pembinaan bertujuan meningkatkan sinergi antara TNI dan seluruh komponen masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah yang tangguh serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat dan bencana.
Melalui kegiatan ini, para Babinsa dibekali pemahaman mengenai strategi pembinaan wilayah, penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta langkah-langkah koordinasi lintas sektor guna menciptakan sistem penanggulangan bencana yang cepat, tepat, dan terpadu.
Danramil 0603/Bogor Timur Kapten Inf Andika menyampaikan bahwa keikutsertaan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari peningkatan kapasitas aparat kewilayahan agar semakin profesional dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.
Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I. menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak TNI AD dalam membangun ketahanan wilayah melalui komunikasi sosial yang aktif dengan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Danrem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan kewilayahan dalam menghadapi potensi bencana melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kutipan Langsung
Sertu Arimawan (Babinsa Kelurahan Sindangsari):
"Materi yang kami terima menjadi bekal penting untuk diterapkan di wilayah binaan. Kami akan terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan masyarakat agar tercipta wilayah yang siap, tangguh, dan mampu menghadapi situasi darurat."
Kapten Inf Andika (Danramil 0603/Bogor Timur):
"Babinsa harus terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan teritorial. Pembinaan seperti ini sangat penting agar setiap personel mampu menjadi solusi dan penggerak masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah."
Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I. (Dandim 0606/Kota Bogor):
"Kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan fondasi utama dalam membangun ketahanan wilayah. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, Babinsa diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sehingga setiap potensi bencana dapat dihadapi secara cepat, tepat, dan terpadu."
Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi (Paban III Konsos/Sterad):
"Ketahanan wilayah tangguh bencana hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh komponen bangsa. Babinsa harus menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran, kesiapsiagaan, dan semangat gotong royong masyarakat menghadapi setiap Potensi bencana."(PERS)

Agus0606